Kamis, 30 Juni 2016

My Every Day World : Beutifull Colour

My Every Day World

 Beutifull Colour

Sebuah Sejarah Semu, yang akan dialami manusia, dalam saat bagaimanapun dan dimanapun


Memulai Story

Original Creator As Tsufistian Kriz Slavyan

 bagaimana aku mengutarakannya yah? Terkadang hari hari aku tak begitu indah, terkadang aku juga ingin bisa tertawa lepas, tapi tak setiap hari aku, bisa melakukannya, lalu kenapa orang tetap mampu hidup melewati hari hari sepertinya biasa ini? Adakah, yang bisa memberikan aku sebuah jawaban! “


Sekolah! Lagian sekolah adalah tempat dimana manusia menimba ilmu untuk masa depannya, setelah aku pikir manusia hanya memiliki 2 kerjaan selama hidup, sekolah dan bekerja, mungkin selamanya begitu, lalu apa yang membuat hidup ini semakin menarik, adalah apa yang terjadi selama manusia belajar dan bekerja, memangnya ini takdir apa?

Tapi entah kenapa, ada seseorang yang selalu aku pandangi di kelas, entah kenapa selama aku melihatnya dia tak pernah balik memandang aku, apa dia bodoh? Apa dia tak tau siapa aku

Padahal setiap hari aku memandanginya tapi buat apa ya? Lagian aku hanya mengenalnya sebagai teman sekelas,berbicara saja tak pernah, tapi masa aku mulai pembicaraan mulai dulu? Lalu apa yang harus aku tanyakan

Setiap aku duduk di tempat duduk aku yang terletak di tengah kanan, entah kenapa setiap pembelajaran aku lebih suka memandanginya daripada mendengarkan pelajaran

YOSH!

Aku akan mencoba dekat dengannya


Malam hari, karena aku hanya Wanita yang punya Sifat tinggi hati, aku harus menjaga kehormatan aku sebagai wanita yang populer disekolah, tapi masa aku harus ngajak dia berbicara duluan?

Tapi aku sudah penasaran, lagian kenapa aku harus kenal dengan dia, mungkin aku salah pandang orang dan mungkin juga dia punya sihir yang membuat aku terus memandanginya terus kenapa?

Keesokan Hari*
Sebagai Siswi SMA Populer yang punya Rambut Hitam berkilau,berjalan seindah Lembayaran Bunga Lili Putih, aku harus kuat dengan pesona ku dan membuatnya melihat selalu

Jam Istirahat*

Lagian kenapa aku yang harus memulai percakapan dengannya, membosankan!!!

Kriz : apa yang kau lakukan di bangku aku?

EH!!!!
Astaga aku lupa aku sedang duduk di bangkunya, saat di kamar mandi tadi, kenapa bisa melakukan seperti ini

Kriz : apa yang kau inginkan?

Apa yang harus aku jawab!

( aku mulai Berdiri )

Nadya : yah! Aku hanya penasaran apa yang bisa kau lihat duduk dibelakang menghadap jendela seeprti ini ( aku coba mengelak dengan menjadi gaya aku )

Kriz : jika kau tak ada lagi yang kau perlukan, lebih baik kau pergi ( Mata Menyebalkan )

Kenapa laki laki ini? Seharusnya kau bersyukur karena Aku, ingin mencoba tetap duduk kamu itu

Nadya : sepertinya kau tak mengenal aku, aku adalah Putri Semata Wayang Pemilik Wings Air Corp seharusnya kau bangga bisa berbicara dengan aku, aku juga anak Yang sangat populer di sekolah

Lihatlah! Itu kau pasti akan meminta maaf karena sudah mengetahui siapa diriku

Kriz : aku tak punya waktu untuk omong kosong kamu!  ( masih dengan mata menyebalkan )

Apa apa an pria ini, dia sama sekali tak merubah ekspresinya

Pria Ini Berhati ES

Nadya : huh! Baiklah aku akan pergi, ( sambil memutar badan, untuk kembali duduk )

Kriz : Woy! Kau melupakan sesuatu

Nadya : hah! Apa yang kau inginkan?

Kriz : Buku aku kenapa kau bawa?

Nadya : buku? ( aku tak sadar aku sedang memegang sebuah buku )

Kenapa? Kenapa aku begitu ingin merobek buku ini

BREKKK

BREKKKK

( Suara Merobek )

Aku dengan senang merusak dan merobek buku itu, aku tak tau kenapa aku begitu ingin melakukannya tapi kenapa aku merasa lega dan senang

Kriz : APA YANG KAU LAKUKAN BODOH ??? ( Sambil Menjitak Kepalaku )

Nadya : aduh sakit tau, kamu jitak!!!!! ( sambil Mengusap kepala aku )

Kriz : seharusnya aku yang Tanya kenapa kau merobek, buku aku?

Kenapa? Dia bilang kenapa? Lalu aku harus jawab apa?

Nadya : huh! Itu karena sifat kamu yang terlalu cuek, jadi aku sedikit kasi kamu pelajaran

*KembaliDIjitak

Nadya : Aduh! Sakit tau! ( sambil mengusap kepala )

Kriz : kau! Membuat aku marah!!

Nadya : heh! Kau marah? Lucu sekali, kau marah hanya gara – gara aku merobek buku kamu? Aku bisa membelikan kamu 1 gudang penuh buku seperti jika kamu mau

Kriz : Bodoh! Aku tak ingin belas kasih mu

EHHHH!!!!!! Tiba tiba auranya berubah, tatapan matanya semakin jahat, dan aku tau 1 hal yang aku takutkan
Aku menyukai apa yang terjadi “


Huh! Dia bilang dia marah, aneh juga memang dia seperti orang yang jarang terganggu

Ganggu?

Aku pun mulai iseng, dan mencoba sering menganggunya

Menganggu bukan kebiasaan aku

Tapi…….

Nadya : kriz, aku minta maaf atas kesalahan aku kemaren ( wajah Tersenyum )

Kriz : kau juga bisa minta maaf ( wajah tak percaya )

Nadya : kau kira wanita secantik aku dan bisa melakukannya?

Kriz : memang tidak mungkin ( sifat menyebalkan )
Nadya : ah iya bolehkah aku meminjam Buku Catatan Matematika kebetulan aku belum mencatat, yang kemaren

Kriz : jadi itu alasan kamu meminta maaf

Kriz membuka tasnya dan memberikan kepada aku, sebuah buku

Nadya : terima kasih ya ^_^

Kriz : yah! -_- cepatlah pergi dari hadapanku

Huhuhu! Aku apa kan ya buku ini, diluar sifat menyebalkan tak ku sangka dia sangat baik

Hihihihi


Keesokan Harinya

Aku mengembalikan Buku itu dengan penuh senyuman agar dia tak curiga sedikit pun

Kriz : Woy!!!

Huhuhu apa ya reaksinya

BLETAK ( jitak kepala aku )

Nadya : apa yang kau lakukan???

Kriz : jangan tidak tau

Lagi2 dia marah huh!

Tapi “ Aku Suka saat dia lagi marah “

Memang apa serunya ganggu dia sih,kenapa aku begitu ingin melakukannya


Malam hari ini memang tenang, entah kenapa aku tak ingin ada hari esok, karena besok hari minggu jadi aku tak bisa melihat Kriz dan merasakan Aura Kemarahannya, kenapa aku bisa begitu memikirkan ini,  apa semua keseharian aku, ku gunakan hanya untuk memikirkan ini?

Ya sudahlah…

Aku mau tidur

*Mematikan Lampu Tidur


Pagi Hari yang tenang, entah kenapa hari ini begitu mendung, kalau aku lagi bosan, aku hanya menonton anime di TV, lagian karena kepribadian aku sombong aku jadi jarang punya teman wanita

Keseharian aku yang konyol ini memang tak pantas bagi murid populer yang Cantik dan elegan Bak Lili Putih tapi bagaimanapun aku tak ingin kehidupan Sekolah aku hanya ini

Sore Hari, aku memilih keluar dan berkeliling kota, aku mampir ketoko Buku, aku hanya berkeliling menghilangkan kebosanan dengan mencari buku, aku pun tertuju dengan Buku Novel Best Seller  aku yang penasaran langsung membeli Novel itu dan pulang untuk membacanya

Di Saat malam Hari, aku membaca Novel Tersebut Novel ini berjudul Don’t Lie Me  sepertinya Novel tentang Drama, aku pun mulai membaca dari awal hingga akhir, kesimpulan yang aku peroleh adalah

Sebuah cerita cinta, dimana kedua tokoh saling diam dalam perasaan masing masing, jadi selama mereka diam mereka tak punya jalinan hubungan apapun “

Lalu, hubungan aku dengan Kriz itu apa?


#KeesokanHariIstirahatJamPelajaran

Aku ingin tau apa hubungan kita jadi

Nadya : Kriz! ( mendatanginya sambil tersenyum )

Kriz : apa yang kau inginkan, kau masih tak puas ganggu aku? ( wajah Sinis )

Nadya : apa kau sibuk selesai sekolah ini? ( tetap Manis dan tersenyum )

Kriz : memang apa yang kau inginkan? ( wajah masih sinis )

Nadya : Aku hanya ingin pulang bersama kamu, Selesai sekolah Boleh ?

Kriz : kau pulang sendiri saja!! ( masih sinis )

Ih! Apa2an dia ini, kenapa dia menolak tawaran yang sangat luar biasa dari wanita seperti aku

Nadya : jadi kau tak mau ya?? ( sambil menetes kan air mata )

Aku dengan gaya langsung menganggukan wajah dan kembali berjalan menuju bangku aku, lagian aku harus melakukannya untuk membuat dia mau kan

Melihat aku meneteskan air mata, teman – teman aku yang lain heran di kelas, Kriz dilihat sebagai pria jahat jika tak menerima tawaran aku

Khu khu khu

Kriz : Heh! Baiklah! Jangan kemana – mana sepulang sekolah aku akan menunggu kamu didepan gerbang

Dari arah tempat duduk aku, aku mengangguk, memang aku jago kalau soal merayu

Aku tak sabar menunggu pulang sekolah!

*Jam Pulang Sekolah

Pelajaran terakhir, akhirnya selesai, Aku merapikan buku dengan cepat,aku melirik kea rah Kriz sepertinya dia sudah merapikan Bukunya

Dia menghampiri aku, dan mengajak aku pergi

*di Perjalanan pulang

Kriz : memang apa yang kau inginkan dariku ? ( dia bertanya )

Nayda : aku hanya ingin dekat dengan kamu saja?

Kriz : kau tak punya alasan dengan orang seperti aku kan, dan lagi kau bisa mengajak pria lain

Nadya : hahaha lagian aku juga mau tau kenapa? ( sambil mengacak acak rambutnya )

Kriz : hey sudah hentikan, rambut aku jadi rusak

DAGGG ( Menginjak kakinya )

Kriz : apa yang kau lakukan ?

BLETAK ( Menjitak kepala aku )

Nadya : aduh sakit Kriz!

Kriz : kau juga,melakukannya sengaja!

Nadya : huhuhu, aku suka merasakan aura kemarahan kamu!

Kriz : jadi kau suka aku membenci kamu?

Nadya : Mungkin

DAGGG ( sambil menginjak kakinya )

Aku pun lansung berlari sejauh mungkin meninggalkannya

Nadya : KRIZ!!! ( aku memadang ke arah belakang ) aku akan membuat kau tak akan bisa membenci aku ( sambil tersenyum puas )

Aku pun berlari kencang, dan telah menemukan jawaban atas pertanyaan aku tadi malam

Aku dan Kriz adalah

 Mereka yang saling  bermusuhan, tapi tak bisa saling membenci “


Istirahat hari ini akan cukup panjang, jadi…..

Nadya : Kriz!!!!!!!!!!

Kriz : apa lagi yang kau inginkan?

Nadya : aku hari membuat Bento ( bekal makanan ) berlebihan, mau kah kau makan bersama aku di taman Sekolah?

Kriz : lebih baik kau menghabiskan bersama teman kamu, aku sedang tak ingin makan

Cih! sifat pria ini selalu dingin, lagian akan aku perlihatkan daya Tarik aku

Nadya : kau pilih aku melempar nya ke arah wajah kamu atau kau pilih menghabiskannya bersama aku?

Kriz : kau benar – benar membuat aku kesal!!! Baiklah aku akan menemanimu

Nadya : huhuhu kau punya jawaban yang bagus


Taman Sekolah yang indah ini, mungkin akan semakin indah,jika aura Kemarahan pria disamping aku ini tidak ada

Nadya : Kriz Aaa…. Buka mulut kamu

Kriz : aku bisa makan sendiri

Nadya : tidak boleh! Aku akan menyuapi kamu!!

Kriz : aku bilang tidak

Nadya : huhuhu kau lebih suka aku suapkan lewat sumpit atau lewat mulut?

Kriz : Kau! Lagian mana berani kau melakukannya dilingkungan sekolah, lebih baik kau cari orang lain saja….

CUPS….

Aku melakukannya, aku memberikan Makanannya lewat Mulut!!!

Aku melakukannya dengan cepat saat dia berbicara panjang dengan membuka mulutnya, lagian mana mungkin aku akan gentar dengan ancamannya

Nadya : kau kira, aku tak akan berani melakukannya ( dengan bangga )

Eh! Dia kenapa, dia mengusap mulutnya dan wajahnya memerah

BLETAK ( Jitak kepala aku, kali ini lebih keras )

Kriz : apa yang kau perbuat? Asal kau tau, tadi itu adalah pertama untuk aku

Wajahnya memerah, dan entah kenapa dia terlihat sangat manis

Nadya : heh! Lagian tadi kan tak sengaja bibir kita bersentuhan,jadi kau hanya terlalu memikirkannya

Kriz menunduk dan mengangkat wajahnya

Kriz : apa kau akan semudah itu membuang sesuatu yang berharga untuk kamu?

Nadya : ciuman itu sama sekali tak berharga! Lagian aku bisa memberi kamu seberapa yang kau mau ( wajah bangga )

Kriz : kau memang wanita menyedihkan!  sudahlah aku ingin kembali kekelas ( berdiri begitu saja )

Nadya : hei bekalnya belum habis!

Kriz : kau habiskan sendiri, memangnya aku ingin terus disini bersama kamu?

Nadya : apa makanannya tak enak??? ( wajah cemas )

Kriz : makanan itu enak sekali, hanya saja cara kamu memberikannya yang salah

Dia begitu saja pergi meninggalkan aku, memang apa aku salah lagian itu hanya kecupan kecil, dan juga aku tak sengaja menyentuhnya saat aku memasukan makanan ke mulutnya, memangnya dia memikirkan hal sederhana ini sekonyol itu

Lagian, apa maksudnya ini pertama kali?

AKU TAK MENGERTI MEMANG DIA SAJA YANG BODOH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


*KeesokanHarinya

Seperti kemarin aku akan mengajaknya Makan siang bersama,kali ini aku memasak sesuatu yang sangat pedas

Nadya : Kriz, Makan siang bersama lagi yuk! ( penuh keceriaan )

Kriz : meski aku jawab “ tidak “ kau akan tetap memaksa kan

Nadya : yah tentu saja!

Kriz : yah! Baiklah, aku tak punya kekuatan untuk melawan kamu

(#(@&(@*(!(
Kali ini keadaan taman sedikit sepi, mungkin mendekati Ujian jadi mereka lebih memilih ke perpustakaan

Aku dan kriz memilih duduk di bawah pohon, di tengah taman karena disitu adalah tempat paling nyaman

Nadya : kali aku memasak makanan yang mungkin kau sangat sukai,jadi aku memasak, Kari ( kare )

Kriz : kenapa warnanya sangat merah?

Nadya : taka da racun kok

Huhuhu aku sudah memasukkan banyak Bubuk cabai kedalam kare Itu,aku yakin setelah Kriz memakannya dia akan lari menuju mencari minum

Kriz : Em! Ini enak ( sambil mengunyah )

Nadya : heh! Enak?

Kriz : iya, aku tak menyangka meski kau usil kau bisa memasak kare seenak ini

Aaaaapaaa???? Dia sama sekali tak merasa kepedasan, tapi kenapa pujiannya itu membuat hati aku menjadi sangat pedas

Nadya : aku jaga membawa Juice untuk diminum

Juice yang aku bawa kali ini adalah Juice Cabai sekuat apapun dia, pasti akan kepedasan

Kriz : minuman ini juga enak!

Nadya : heh!

Mustahil, dia bukan manusia mana mungkin dia bisa menahan sepedas ini

Kriz : kau tak makan?

Nadya : tidak sepertinya aku sudah kenyang

Kriz : Hah??? Kau sudah kenyang? Lalu buat apa kau buat bekal?

Nadya : tidak aku hanya ingin membuat kamu senang ( wajah sok ceria )

Kriz : dengan makanan sepedas ini??

BLETAK ( dijitak Dikepala )

Nadya : aduh sakit Kriz ( sambil mengusap kepala aku )

Kriz : kau berniat mengerjaiku lagi ya?

Nadya : ehehehehe habisnya aku tak merasakan jitakan kamu kemaren

Kriz : apa kau sakit? Kenapa kau suka aku jitak?

Nadya : kenapa ya? Entah kenapa saat kau melakukannya kepala aku menjadi ringan

Kriz : kau memang gadis yang aneh, tapi tetap saja aku tak suka kejahilan kamu

Nadya : aku kan sudah pernah mengatakannya kau sama sekali tak bisa membenci aku

Kriz : BODOH!

BLETAK ( Jitak kembali )

Nadya : aduh! Kenapa kau melakukannya tiba – tiba ( Sambil mengusap kepala )

Kriz : Sejak awal aku memang membenci mu, bukan karena kau sering menganggu aku

Nadya : tetapi?

Kriz : memang aku harus menjawabnya?

Nadya : Pelit -_-

Kriz : mana mungkin aku akan memberi tahukan kamu kan,ya sudahlah, sebentar lagi kelas dimulai

Dingin, dia bisa tersenyum sekarang, dan kemaren bisa tersipu, lalu apa maksudnya sudah lebih dulu membenci aku

Kenapa aku sama sekali tak mengerti dia, lalu buat apa aku memandangnya selama ini, apa orang ini akan jadi salah 1 orang yang akan bersama aku di masa depan

Lalu kenapa aku memikirkan ini??


Besok adalah hari minggu, hari ini Sekolah terasa jenuh, dan entah kenapa, aku sudah jarang membuat bekal untuknya, sudah 3 hari ini, aku juga penasaran, aku bahkan belum menyapanya selama 3 hari,dan selama 3 hari ini hati aku menjadi hampa, memangnya ada apa dengan perasaan aku?

Memangnya ke intiman suatu hubungan di tentukan berapa lama kita bersama seseorang

Dia saja belum pernah menyebut namaku

Dia….

Belum pernah menyebut namaku?

Benar juga

Dia tak pernah menyebut nama aku!!

Memgetahui hal ini mengapa aku menjadi gelisah

*JAM PELAJARAN ( Jam Kosong )

Aku tak memiliki teman untuk berbicara, mungkin karena aku tipe yang susah didekati apalagi aku sombong karena status aku, tapi kan aku Madona Sekolah aku bisa mendapatkan Laki laki sebanyak apapun yang akum au

Tetapi……

Aku tak bisa bergaul dengan siapapun, status aku tak ada gunanya, jika hidup aku, dipergunakan hanya dengan seperti ini

Apa nya yang kehidupan sekolah?

Jika hanya belajar

Lupakan…..

.
.
.
.
Ketua Kelas : Nadya! Apa kau sakit?

Nadya : eh Ketua kelas ( menyapa aku yang lagi mendekap di atas meja), tidak kok aku hanya sedikit lelah

Ketua Kelas : berisik ya, memang kita jarang dapat jam kosong

Nadya : memang jarang!

Ketua Kelas : bolehkah aku duduk dibangku disamping kamu?? ( meminta sambil memegang sebuah Meja )

Nadya : tentu saja

Ketua Kelas : Ah Terima Kasih ( sambil duduk di Tempat duduk didepan Meja aku )

Nadya : memangnya ada apa, Ketua Kelas??

Ketua Kelas : panggil saja Aku Desi, lagian kenapa kau selalu diam disini, aku hanya sering melihat kau bergaul bersama Kriz

Nadya : tidak kok! Aku hanya tertarik dengannya
Desi : tertarik??? Dimananya?

Em! Benar juga kenapa aku bisa mengatakan tertarik? Padahal aku juga tak tahu kenapa aku selalu memikirkan hal ini

Nadya : em! Aku tak tau, sama sekali tak tau!

Desi : heh! Sepertinya ini kali pertama kamu, tertarik dengan laki laki

Nadya : iya ( dengan malu malu )

Desi : sayang sekali ya, padahal kau cantik, kudengar kau juga Putri Pemimpin Perusahaan yang sama dengan Milik Keluarga Kriz

Nadya : heh? Jadi orang tuanya juga kerja di perusahaan keluarga aku ya? Aku sebenarnya kurang tau saja

Desi : yah mungkin aku hanya mengecek saat mengumpul data Orang tua kalian, hehe….

Nadya : ketua Kelas, kira – kira hubungan kriz dan aku itu apa?

Desi : heh! Apa itu yang harus aku jawab? Lagian yang penting dia anggap kamu sebagai apa! Ya kan? Jadi bagi aku mungkin kamu harus dengar langsung darinya

Nadya : iya kau benar

Desi : besok kan hari minggu kenapa kalian tak kencan saja

Nadya : kencan?

Desi : iya! Kan itu baik untuk membangun hubungan kalian

Nadya : kencan ya!!!

Desi : apa kau tak pernah memikirkan ini sebelumnya?

Nadya : em! Aku hanya berdiam dirumah saat liburan

Desi : kehidupan apa itu?

Nadya : Eh! Jadi apa yang harus aku lakukan?

Desi : sesuai yang aku katakan sebelumnya, berkencanlah dengannya!!!
Nadya : apa dia mau? Lagian aku sudah terlalu sering memaksanya

Desi : heh! Kau belum mencoba saja, sudah seperti itu

Ketua kelas benar, jika ingin tahu hubungan kita apa, aku harus tau dia menganggap aku apa

*JamPulangSekolah

Kriz : aku hanya menganggap kamu seorang yang aku benci yang kebetulan 1 kelas dengan aku, hanya itu

Nadya : heh, jawaban itu menyebalkan

Aku bertanya ketika kelas mulai sepi saat teman sekelas lain sudah pulang

Kriz : lagian mengapa kau menanyakannya? Bukannya aku pasti sudah jelas dengan jawaban aku

Nadya : jadi kau???

Kriz : ya aku membenci kamu

Nadya : kenapa?

Kriz : KENAPA KAU BILANG KENAPA?

Nadya : aku hanya ingin tahu

Kriz : heh! Biar aku kasih tau, jika kau jadi prempuan manis, tak memandang status dan pandai bergaul mungkin pandangan aku berubah, lagian kerjaan kamu ganggu aku, jadi apa yang bisa aku lakukan?

BLETAK ( menjitak Kepala )

Nadya : Sakit? ( aku yang menjitak )

Kriz : Tidak

BLETAK ( Menjitak Lagi )

Nadya : sakit?

BLETAAAAAAAK ( Kriz menjitak balik )

Nadya : aduh sakit Kriz ( sambil Mengusap kepala )

Kriz : jangan melawan ( aura kemarahan ) kau memang tak pernah belajar ya

Nadya : khu khu khu ( tertawa pelan ) baiklah sudah aku putuskan, aku juga akan membenci mu, dan aku pastikan kau tak akan bisa benci aku

Kriz : pikirkan sesukamu aku mau pulang ( sambil mengambil tas )

Aku tiba – tiba menarik tangannya

Nadya : karena kita saling membenci aku punya permintaan, untuk merayakannya

Kriz : kenapa harus dirayakan??

Nayda : sudah, aku tak peduli, besok jam 10 temui aku di taman, jika tidak, aku akan mengutukmu, oke

Kriz : aku berjanji tidak akan datang ( berjalan pergi keluar kelas )

GREPP ( aku menarik tangannya )

Nadya : kenapa??? ( tatapan mengharap )

Kriz : yah memang untuk apa? ( wajah kesal )

Nadya : untuk apa? Aku tak tau, kumohon datanglah!!!

Kriz : aku sama sekali tak mengerti!!!

Nadya : kalau kau tak datang nanti bisa ada bencana

Kriz : Bencana??

Nadya : hiks hiks kau jahat sekali ( pura – pura menangis ) kau membuat hati seorang perawan ini kesakitan kau memang pantas untuk di tenggelamkan, Hiks hiks ( masih nangis )

Kriz : kau menangis lagi? Memang kebiasaan kamu tak pernah berubah,baiklah aku datang

Nadya : BENARKAH???

Kriz : tapi jangan buat aku marah!

Nadya : iya iya aku janji!


*Keesokan Harinya, Di taman

BLETAK!!!!!!!!!!

Kriz : KAU TELAT BODOH!!!!! Ini sudah jam 12 dan kau bilang jam 10

Nadya : maaf kriz ( sambil mengusap kepala )

Kriz : huh ya sudahlah, jadi, apa yang ingin kau lakukan hingga meminta aku datang?

Nadya : aku ingin, kita KENCAN hari  ini

KRIK

KRIK

KRIK

Kriz : aku pulang, ini tak ada gunanya

GREEEP ( menarik tangan kriz )

Nadya : ayo lah kriz, kali ini saja aku tak akan membuat kamu marah lagi!!!!

Kriz : selama kau tak membuat aku marah seharian!

Nadya : tapi aku ingin kau jitak lagi, eh maksud aku, aku hari ini akan jadi anak baik

Kriz : dan, apa kau punya rencana?

Nadya : rencana?

Kriz : ini pasti kencan pertama kamu!

Nadya : hehehe, aku sama sekali tak punya pengalaman jadi, bisa pandu aku selama kencan?

Kriz : bodoh juga ada batasnya! Jadi, karena aku tidak mau berlama lama, aku hanya akan mengatakan 1 hal

Nadya : dan itu?

Kriz : apa yang sering kau lakukan? Selama libur

Nadya : hehhhhh! Kalau aku ingin membaca sesuatu mungkin aku akan keluar rumah ke toko buku

Kriz : kau suka membaca aku jadi kagum, bagaimana dengan taman bermain aku rasa, pasangan kencan itu harusnya senang senang

Nadya : ya aku mau!!! Taman bermain ya?? Aku selalu ingin kesana

Kriz pun mengajak aku berjalan,menuju taman bermain, jarak taman bermain dan taman kota kata kriz hanya berjarak 5 KM itu cukup dekat, lagian aku tak menyangka dia akan mengajak aku kesana….

EveryDay World Park “

Ini adalah nama taman bermain yang aku datangi, sepertinya sungguh ramai, aku dan kriz masuk kedalam

Kenapa

Kenapa

Isinya pasangan semua, disini? Para tamu dan pengunjung rata rata semua adalah para remaja, aku kira akan banyak anak anak, Kriz!!

Kriz : jangan salah paham?

Nadya : heh!

Kriz : mungkin kau akan heran, melihat ini semua, tapi ketahuilah, ini bukan sesuatu yang kau pikirkan

Nadya : yah!aku mengerti!

Aku terlihat seperti anak kecil disini,entah kenapa aku ingin melakukan sesuatu

Nadya : em, aku kebelet bolehkan aku ke Toilet sebentar?

Kriz : tentu saja, aku akan menunggu kamu diruang tunggu tamu ya

Khu khu khu, mungkin aku akan mengerjainya aku akan pergi dan tak kembali, akan aku buat dia cemas dan kebingungan

Dengan rencana itu aku pergi menjauh dari taman kota, aku lebih baik pergi ke toko buku untuk mencari sebuah buku

Bagi aku yang menyukai membaca ini bukan hal yang bisa aku jadikan kebiasaan aku membaca bukan karena aku ingin tetapi mencari tau kenapa aku ingin membaca

Lagian isi setiap buku itu berbeda, aku sama sekali tak boleh kesulitan sedikit pun

Aku berjalan menuju sebuah toko buku yang sering aku datangi, aku melihat jam

Ini sudah jam 2, sudah 1 jam semenjak aku minta izin

Lagian tak mungkin Kriz bisa sebaik itu

Dia bahkan belum menyebut nama aku

Aku menuju ke rak buku Novel ada Novel Baru dengan Judul


L&H “

 Aku jadi bingung perbedaan 2 huruf ini

Aku membacanya karena ini novel cukup tebal aku perlu waktu yang cukup ya

Kurang lebih aku 3 jam  membacanya entah kenapa, aku sangat penasaran betapa luar biasa orang yang membuat Novel ini kenapa dia begitu mengerti perasaan wanita? Lalu apa maksud dua huruf itu?

Apa itu yang aku harus mengerti?

Aku yang sedang duduk di tempat duduk khusus tamu di Toko buku, memandang jam di toko buku tersebut ini sudah hampir sore

Aku berjalan ketaman kota!

Aku seperti melupakan seseorang tapi siapa ya?

BLETAK ( ada yang menjitak kepala aku dari belakang )

Nadya : Aduh!!! Sakit….. ( aku menoleh kebelakang )

Kriz : Hah Hah! ( menghela nafas panjang ) kenapa saja kau pergi? ( dengan wajah yang sangat kelelahan )

Nadya : eh! Aku hanya ke toilet kok (mengelak )

Kriz : jangan bercanda, aku mencari kamu kemana – mana, dan kau sekarang dengan wajah santai, mengatakan kau hanya ke toilet

Nadya : kau marah ya?

Kriz : tentu saja!!!

BLETAK ( menjitak kembali )

Nadya : aduh sakit!!! ( mengusap kepala ) baiklah sebagai ucapan minta maaf aku akan mentraktir mu

Kriz : aku ingin pulang, jadi aku harap kita selesai dengan permainanmu, lagian kencan macam apa ini, kau hanya merusak saja

GREEEEP ( aku memegang tangannya )

Nadya : kumohon setidaknya biarkan aku meminta maaf!!!!

Kriz : EH!

Aku melirik kearaha kriz, dia memiliki wajah yang sedikit aneh dan tampak bingung

Kriz : hah! Memang sejak dulu kau selalu suka menangis

Nadya : sejak dulu?

Kriz : ah lupakan! Baiklah jika kau ingin mentraktir aku, yah aku akan menerima sih ( wajah malu2 )

Nadya : baiklah kita akan makan di Restoran Favorit aku

Meski agak bingung apa yang dia maksud dengan “ Sejak Dulu “  aku tau dia sama sekali Tak Membenci aku  aku menarik tangannya, dan mengajak kerestoran kesukaan aku


Aku dan Kriz tiba di restoran yang aku inginkan,kebetulan ini adalah restoran yang cocok untuk pasangan

Aku pun masuk, kriz sedikit kelelahan memang apa yang terjadi saat aku kabur darinya??

Aku dan kriz duduk dipaling pojok karena dari sana lebih nyaman, soalnya disana lampu tak tapi terang, mungkin akan membuat Mood Kriz lebih baik

Nadya : kriz,kita duduk disana ya ? ( menunjuk ke arah pojok )

Kriz : dimana pun aku tak masalah

Aku dan Kriz duduk dengan tenang, aku juga sudah memesan! Jadi hanya tinggal menunggu pesanan datang

Aku memandang kesekeliling restoran banyak pasangan yang mesra dan saling mencintai lalu aku dan kriz ini apa? Lalu pantaskah aku mengatakan jika aku dan dia saling membenci

Nadya : anoo! Kriz ( suara malu2 ) bagimu aku ini apa?

Kriz : Parasit!!!! ( dengan sinis )

Nadya : ehehehe, kayaknya kesannya kau benci sekali dengan aku

Kriz : aku kan sudah bilang membenci wanita yang merasa dirinya bisa mendapatkan segalanya

Nadya : kau tak pernah mengatakan itu! ( wajah cemberut )

Kriz : ada! Mungkin saat kau mengetahuinya kapan kau akan bingung, karena sampai kapanpun aku tak akan bisa mengetahui perasaanmu

Nadya : jadi, bolehkan aku menyebut kita pasangan?

Kriz : Em? Pasangan? Pasangan dalam arti apa?

Nadya : dalam arti seperti orang lain di sekeliling kita!

Kriz : hah!!! Kau memang membuat aku kesal! Apa kau ingin aku pulang!

Nadya : bukan tapi!

Bagaimana ini? Aku jadi bodoh dengan sifat aku lagian apa yang aku inginkan adalah hanya mengetahui saja aku taka da keinginan memiliki lagian apa yang aku lakukan selama ini adalah senang saat dia marah tapi kenapa?

Kriz : TAPI???? ( Aura kemarahan )

Entah kenapa saat auranya marahnya keluar aku merasa hangat, mungkin inilah yang aku inginkan

Nadya : tapi,karena aku menyukaimu? ( wajah bingung )

BLETAK ( Jitak kepala )

Nadya : Aduh sakit ( mengusap kepalanya )

Kriz : hah! Kau kira kau bisa bilang menyukai siapapun, kepada orang orang disekitarmu kau salah!!!!

Kenapa dengannya, kemaren masalah ciuman sekarang masalah pernyataan, mungkin aku dan Kriz tak akan pernah cocok!

Nadya : tidak! Aku ingin kita cocok! Aku ingin kau mengakui sebagai pasangan yang aku inginkan

Kriz : aku sama sekali tak mengerti dengan sifat kamu selama ini

Nadya : yah aku!!!

Tiba – tiba pesanan kami datang, dan kami memutus pembicaraaan


Seusai makan, aku mengajak kriz kesebuah taman yang katanya bagi siapa saja yang berpelukan di depan air mancur itu mereka akan bersama

Tapi kenapa, aku ingin mencoba bersama pria yang bahkan suka menjitak aku ini?

Kriz : kenapa kau mengajak aku kemari? ( di tengah taman )

Nadya : sebenarnya ada air mancur yang ingin aku lihat

Kriz : hey ini sudah jam 6 lihat saja, tempat ini sudah sangat sepi, kenapa sifat kamu kayak anak anak

Nadya : ehehehe! Ayolah sebentar saja

Dengan sedikit memaksa kriz mengikuti, lalu bagaimana selanjutnya?

Mana mungkin aku minta dia memeluk aku kan?

Kalau aku lakukan itu dia akan tambah membenci aku!

Lalu gimana

###DiDepanAirMancur

Kriz : Sebenarnya ada yang selalu kupikirkan!

Nadya : eh!!

Tepat di depan air mancur, di saat matahari mulai tenggelam, dan taman sudah tak orang, aku menatap wajahnya, dan ingin tau apa yang dia pikirkan

Kriz: maksud aku!lihatlah, kau sedang bersama orang yang membenci kamu,bukankah masih banyak pria lain,dan juga kau juga cantik, menawan, dan cukup terkenal disekolah, aku jadi sedikit malu saat setiap hari memandang aku selalu, dan lagi dengan status kamu sekarang bahkan kau bisa mengajak 100 pria sekaligus, bukannya akum au merendahkan dirimu, tapi apa yang bisa kau dapat dari pria seperti aku, bukannya aneh kau bersama orang yang tak pernah memanggil nama kamu ini? Aku juga, bukannya tak bisa bersama kamu, tapi akan sangat menyesalkan jika masa sekolah dan keseharian kamu hanya untuk membuat aku marah saja, bukannya aku terganggu, tapi apa kau puas dengan hidup seperti ini?

TIK
TIK
TIK

Kriz : kau menangis????

Aku tak percaya aku menangis begitu saja,aku bahkan lupa untuk bernafas, Kriz akuuuu……………………

Nadya : bagi aku hanya kau lah pria yang ingin aku peluk

Aku memeluknya dengan erat sekali, dia hanya terdiam, bagi aku merasakan dadanya yang lebar ini, untukmengusap air mata aku, dan aku merasakan detak jantungnya yang sungguh lambat tapi kuat

Nadya : dan hanya kau lah pria yang ingin aku cium

CUPS…………………………………..

Dengan cepat aku mendaratkan ciuman, kemulutnya, aku tak peduli apa yang akan dia lakukan, bagi aku ini yang mungkin aku inginkan

Di saat malam mulai datang dan lampu air mancur menyala, ini sungguh romantis bagi aku

Aku tak menyangka akan melalui hal ini dalam kehidupan aku, aku sudah putuskan aku menyukainya dan akan aku lakukan apa pun untuk mendapatkannya aku tak peduli rintangan apa pun yang aku lewati, aku ingin selalu bersamanya sampai kapanpun

Jadi, dia tau kalau aku selalu memandanginya,mungkin karena malu dia jadi bersikap tenang, karena ketenangan itu yang membuat aku penasaran dengan dia

Aku sungguh bahagia

Bahagia sekali!!!!!!

( aku melepas ciuman )

Kriz : kau!!!!

BLEATAK ( jitak kepala )

Nadya : sakit kriz!

Kriz : ya udah, ayo kita pulang ( wajah masih merah )

Nadya :em! ( malu2 )

Entah kenapa kami hanya diam sepanjang jalan pulang, aku hanya takut saat setelah memeluk dan menciumnya

Aku hanya berjalan dibelakagnya denga kegelisahan

Lalu….

Kriz : ayo!!! ( mengulurkan tangan )

Dia mengulurkan tangannya kepada aku

Dengan senang aku genggam tangan itu

Aku sekarang berdiri disampingnya

Kriz : jika kau menginginkan status pasangan yang kau inginkan, mungkin aku juga akan ingin itu, tapi jangan lupakan, jika aku masih membencimu

Dia mengatakan itu penuh senyuman dan aku mendengar sebagai Kau boleh Menyukai aku semau hati mu

Aku menggengam tangannya hingga aku sampai rumah……..


Hari sekolah!

Hari yang cukup mendung aku rasa, aku tak akan membawa payung hari ini!

Kenapa dengan aku? Kenapa aku berdandan lebih lama dari biasanya

Apa aku lakukan ini untuknya?

Tapi kenapa?

Apa karena cinta aku jadi begini?

Perjalanan kesekolah kenapa aku lewati sambil melamun, jadi aku sedikit telat sampai sekolah

Disekolah, aku sampai kekelas yang aku pikirkan aku melihat Kriz

Aku melihatnya sedang duduk dengan tenang, dan aku memandang teman – teman di kelas aku,kok mereka bicara sambil berbisik?

Saat istirahat aku ingin mengajak kriz, makan bekal tapi…

Kriz sudah taka da disaat itu,apa mungkin dia ada urusan?

Karena aku membuat bekal agak banyak jadi aku ajak….

Nadya : ketua kelas,mau makan bersama?

Karena aku tak ingin sendirian jadi aku mengajak ketua kelas

Desi : heh! Tumben sekali mengajak aku

Nadya : aku hanya tak ada teman, mungkin ketua kelas bisa menemani aku

Desi : baiklah, lagian aku sudah selesai dengan tugas ketua kelas juga kok

Ketua kelas menerima tawaran aku dengan senang, itu pun juga membuat aku semakin senang

Aku dan Ketua kelas, makan bekal di tempat seperti biasa aku dengan kriz

Desi : memang pergi kemanan Kriz?

Dia menanyakan hal yang tak ingin aku jawab

Nadya : aku tidak tau! ( nada rendah )

Desi : heh! Bukannya aneh kau tak pergi makan bekal dengan pacar mu

Nadya : heh?? Pacar???

Desi : em! Kau tak tau, tadi pagi ada yang menyebarkan bahwa 2 orang wanita dari kelas lain melihat kau dari Kriz berciuman di Taman Air mancur di kota

Nadya : tapi….. kami sama sekali tak pacaran

Desi : lalu kalau ciuman itu?

Nadya : yah benar, kami memang melakukannya

Desi : kenapa kalian melakukannya?

Nadya : aku tidak tau saat itu tubuh aku bergerak sendiri

Desi : kalau begitu kalian memang berpacaran ( tersenyum sambil terus mengunyah bekal yang aku bawa ) Karena orang akan lebih mempercayai pada apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar

Nadya : em, mungkin ketua kelas benar, tapi percuma saja kan jika orang disekeliling kami menganggap kami berpacaran tapi kami sendiri tak merasakannya

Desi : ketahuilah ciuman yang kalian lakukan adalah bukti bahwa hubungan kalian itu sebuah kepastian

Nadya : kau benar ( tersenyum )

Kami pun lanjut memakan bekal kami dengan cepat, karena waktu istirahat kami tak lama

Jadi begitu ya aku dan kriz dianggap pacaran oleh yang lain, tapi bagi aku itu sama sekali tak penting kan? Lagian yang terpenting adalah bagaimana dia melihat aku, bukankah itu yang penting

Tapi yang terpenting itu apa menurut aku atau bagaimana?

Aku kembali kekelas kriz masih tak ada memang kemana dia?

Apa dia syok karena kita dikatakan berpacaran


Ke esokan harinya bukan hari yang mudah, aku melihat kriz di depan gerbang sekolah, kemaren aku sama sekali tak melihatnya

Didepan kelas sebelum masuk ke kelas, aku melihat wajahnya yang seperti biasa saja, tak ada sesuatu

Lagian sudah 1 hari penuh tak berbicara dengannya kenapa sepi sekali ya

 Aku Ingin Tau “


Kembali kehidupan lama, setiap jam pelajaran aku hanya memandanginya, dulu dia mengatakan dia sadar aku selalu memandangnya lalu bagaimana dengan sekarang?

Apa aku sudah tak dia pedulikan lagi tetapi, mengapa?

Malam hari, ini terasa dingin aku tak menyangka akan turun salju
Memang kenapa salju ini berwarna putih?



*3 hari kemudian….

Aku tak bisa terus hanya memandangnya, ditengah dinginnya salju, dan dihari yang yang mungkin bisa membuat aku berbicara dengannya lagi aku ingin

Mencoba!!

Bersama dengannya….

Di hari valentine yang cukup indah, semua orang orang di kelas sudah saling memberi dan menerima, mereka semua berwajah sangat senang dan ceria

Di saat pulang sekolah, kriz berjalan sendirian di lorong, tiba – tiba aku mendorongnya dengan kriz

Kriz lalu melihat aku, dan mendekatik aku….

BLEATK ( dijitak )

Nadya : heh! Kriz ( mengusap kepala )

Heh?

Kenapa kali ini jitakannya sama sekali tak sakit, dan kenapa rasa dari tangannya sangat dingin

Lalu aura suram apa ini??

Kriz : oh, kau ya, apa lagi yang kau inginkan?

Nadya : em! Apa kau marah karena kita di gosipkan berpacaran

Kriz : aku mana mungkin akan terganggu dengan itu,lagian menarik juga kalau di gosipkan berpacaran dengan kamu

Nadya : iiiih! Gak lucu ( cemberut )

Kriz :  dan apa yang kau inginkan?

Nadya : ih! Kau tak sabaran, bagaimana kita bicarakan di Cafee terdekat, apa kau tak kedinginan di sini

Kriz : aku biasa saja, lagian bagaimana pun, hati aku sudah dingin mana bisa cuaca ini melawan kebekuan di hati aku

Nadya : ya sudah, kita menuju cafee terdekat saja, aku yang akan traktir

Kriz : heh! Aku tak percaya kau akan mentraktir aku

Nadya : Kau bodoh, aku kan Putri Direktur Wings Corp ( dengan bangga )

Kriz : heh! Karena status keluarga ya! Tapi baiklah

Nadya : ada syaratnya

Kriz : hah! Kau minta syarat ya? Lalu apa yang kau mau?

Nadya : selama kita pergi kesana, kau harus memegang tangan aku dengan erat ( wajah memerah )

Kriz : kenapa?

Nadya : kenapa? Karena cuaca hari ini sangat dingin, itu saja ( cari alasan )

Kriz : baiklah!

GRAPP ( memegang tangan aku )

Nadya : hei, kenapa kau langsung melakukannya? ( wajah malu )

Kriz : kau tak bilang, kapan mulai kan! Ya sudah

Em! Begitu ya, sifatnya berubah, Kriz berbicara dengan aku dengan lancar dan penuh keceriaan, dan auranya sangat dingin, tapi bagi aku ini bukan kriz yang aku selalu pandang


#DiCafee

Aku duduk di meja yang dekat dengan jendela, agar bisa memandangi kearah luar

Kriz : sebelum kau mengatakan sesuatu, bolehkan aku mengatakan sesuatu?

Nadya : em boleh ( sambil meminum,minuman yang aku pesan )

Kriz : hihihi ( wajah tersenyum ) aku sekarang punya tunangan!!!

Nadya : wah ( Syokk )

Apa yang dia katakan? Apa dia berbohong, tapi kriz kenapa berbohong, dia pasti bercanda mana mungkin dia berbicara dengan senyuman seperti ity

Nadya : wah, apa kau baru tau sekarang???

Kriz : tidak aku tau sejak dulu ( wajah senang ) bahkan sejak aku kecil

Nadya : heh! Kau sudah tau sejak kecil ya ( wajah tersungkur aura gelap )

Kriz : hihihi iya, lagian dia juga sangat cantik anak direktur dan juga sangat manis dan elegan, mungkin aku beruntung

Nadya : kenapa kau, mengatakan ini?? ( menitikan air mata )

Kriz : Kenapa ? ( ketawa jahat ) hahahhahaa ( ketawa lepas ) apa kau bodoh? Oh iya kau memang bodoh, aku mengatakannya karena aku bosan disebut pacar kamu, lagian saat kau tau, aku yakin kau patah hati dan akan menangis dengan itu kau tak akan ganggu aku lagi, apa aku salah

Nadya : lalu kenapa kau melakukannya? ( tetap menitikan air mata )

Kriz : kenapa?? ( senyuman jahat ), karena aku sangat membencimu!! Hanya itu alasan yang aku punya

BRAKKKK ( memukul meja )

Nadya : aku pulang ( sambil meletakan Uang diatas meja )

Aku berjalan keluar dengan pelan, mata aku masih merah, aku tak bisa menghentikan kesedihan aku

Aku tak ingin pulang berontak aku dalam hati, saat perjalan pulang aku malah duduk di tepi sungai yang cukup sepi, aku melempar batu ke sungai sebagai pelampiasan kemarahan aku

Aku sangat sedih, kenapa kriz bisa sejahat itu?

Dan apa dia bisa sejahat itu?

Pria yang selama ini, selalu memberikan aura kemarahan kearah

Yang selalu menjitak aku

TAPI KENAPA, KRIZ MEMANG BODOH ( melempar batu dengan keras )

DAN BODOH LAGI DIA TAK MENYEBUT NAMA AKU ( MELEMPAR SEMUA BATU )

Hiks hikss hikksss ( menangis di pinggir sungai )

Eh!

Tiba tiba seseorang memeluk aku dari belakang!!

Kriz : kau sama sekali tak berubah ya?

Nadya : bodoh, kenapa kau kemari ( sambil menyembunyikan wajah )

Kriz : memang aku tak boleh ya? Jika alasan aku adalah ingin melihat wajah nangis kamu bagaimana?

Nadya : BODOH!!!

Dia mempererat pelukannya

Kriz : hari minggu nanti, aku akan bertemu dengan tunangan aku, apa kau tak mau menemani aku?

Nadya : bodoh! Mana mungkin aku akan melakukannya ( masih menyembunyikan wajah )

Kriz : kau tak kedinginan?

Nadya : mana mungkin aku kedinginan, bodoh!!!

Kriz : mungkin karena pelukan aku memang hangat ya?

Nadya : bodoh! ( memeluk balik ) Hiks hiks…. ( menangis ) kenapa kau kemari?

Kriz : kenapa, aku belum menerima coklat valentine kan

Nadya : dari siapa? Memang siapa yang akan memberikan kamu coklat

Kriz : dari kamu, Nadya ( Tersenyum )

DEGG DEGG

Kau, menyebut nama aku? Untuk pertama kalinya, lalu senyuman apa itu, aku sama sekali tak bisa berkedip

 Terlihat Sungguh hangat “

Nadya : em! Kebetulan aku menyimpan coklat, ini untuk kamu ( malu malu )

Kriz : wah terima kasih ( penuh keceriaan )

Hangat, dia menerimanya dan perasaan aku sungguh hangat, saat dia tersenyum

Memang cuaca dingin ini tak bisa mengalahkan kehangatan hati

CUPSSS………………………………………….

Aku mengecup bibirnya di dinginnya cuaca dan hangatnya kecupan ini, aku merasa sangat senang, malahan senang sekali

Nadya : aku mengambil ciuman yang pernah aku beri sebelumnya ( menangis sambil tersenyum )

Aku pulang berlari dan pulang, dari kejauhan aku berteriak

Nadya : kau tak akan bisa membenci aku!!!!!!!!!!


Ini dimana?

Oh iya ini adalah tempat saat aku kecil

Lalu siapa anak yang menarik aku ini?

Wajahnya mirip kriz waktu kecil

Kriz : nadya, apa kau tak kenapa salju warna putih?

Nadya : aku tak tau, tapi bagi aku warna putih adalah warna yang cantik untuk salju

Kriz :em! Meski tak tau kenapa, tapi selama terlihat baik, aku akan menerima jawaban itu

#24235345433443

*Pagi Hari

Heh hanya mimpi ya?

Aku mimpi saat aku kecil dengan kriz

SAAT AKU KECIL DENGAN KRIZ!!!

Tapi…..

Itu kan hanya mimpi

Aku, sekarang berada di rumah utama, yap! Hari minggu yang cerah, hari dimana kriz akan menemui tunangannya, lagian kenapa aku harus ke rumah utama? Orang tua aku meminta aku kemari

Karena pagi ini sungguh indah, aku berjalan di taman perumahan, kebetulan taman buah rumah utama keluarga aku sungguh besar dan bagus

Aku berjalan di pagi hari yang cerah dan tenang

Aku memandang, kearah langit, berharap tak turun hujan
Kriz : Yoo ( menyapa aku dari belakang )

Nadya : kriz kenapa kamu disini????

Kriz : kenapa? Yah aku kebetulan mampir!!

Nayda : mampir???? Rumah ini kan punya keamanan yang hebat, kau masuk rumah ini dengan mudah???

Kriz : kau terlalu memikirkannya, kenapa tak duduk saya dulu disana ( menunjuk kesebuah kursi di taman )

@@@@@@@@@@

Nadya : tunggu sebentar, bukankah hari ini kau akan bertemu dengan tunangan kamu, tapi kenapa kau kesini

Kriz : orang tua aku meminta aku berangkat lebih awal, ya sudah aku bergegas

Nadya : dan lagi kau bisa masuk kerumah ini?

Kriz : kau berisik, sekali, orang tua kamu saja memperbolehkan aku!

Nadya : tunggu kenapa orang tua aku santai saja, dengan kamu

Kriz : oh kau tak tau ya aku, adalah anak dari Ceo Wings Corp dan lebih tepatnya pemilik 100 % tempat dimana keluarga kamu berkerja

Nadya : eh! Tunggu

Kriz : yap! Mereka mengizinkan aku masuk, karena aku adalah anak atasan mereka, gampang kan

Nadya : aku tak pernah tau hal ini, lagian kenapa kau kemari apa mau lihat aku menangis lagi

Kriz : kenapa kau kelihatan sangat cemburu?

Nadya : karena…. Kau sudah aku katakan aku menyukai mu kan!!!!

Kriz : lalu?

Nadya : tuhkan jawaban kamu santai sekali

Kriz : huhuhu…. Kau tau taman ini?

Nadya : tentu saja, ini adalah taman pribadi keluarga aku

Kriz : heh! Saat kecil aku pernah Tanya kan “ Kenapa salju wananya putih? “ ya aku Tanya itu di tempat ini

Nayda : eh tunggu ( kaget )

Kriz : kenapa?

Nadya : kita saling mengenal, sejak dulu?

Kriz : kau lupa sama sekali ya? Sejak dulu kau selalu menganggu aku, selama kita jadi sahabat sejak kecil, aduh kau ini melupakannya

Nadya : tunggu! Aku sama sekali tak mengerti

Kriz : heh! Aku lelah! Sekali

Nadya : dan lagi, kapan kau pergi menemui tunangan kamu

Kriz : em! Aku sudah katakan aku diminta lebih awal menemuinya!!!!!!!!

Nadya : tunggu ( Kaget )

Kriz : maksud aku

Kita adalah Tunangan “

Nadya : apa yang kau katakan? ( kaget )

Kriz : heh! Dasar anak yang pelupa! Kau bahkan lupa tentang taman ini dan yang lainnya, itulah alasan aku sangat membenci kamu

Nadya : aku sama sekali tak tau!

Kriz : kau tau bunga apa yang aku pegang ??

Nadya : itu Lili Putih!

Tunggu!!! Lili Putih, aku ingat sekarang dulu saat aku masih kecil, aku berteman dengan kriz disaat yang sama ayah aku jadi direktur Wings Corp  aku selalu bermain di taman ini dengan kriz, selama masih kecil, waktu kecil aku selalu menganggunya dan dia selalu berteriak “Aku Membenci kamu “  dengan mudahnya aku jawab “ Kau sama sekali tak bisa membenci aku “ lalu kami balas senyum, aku dan kriz sangat dekat, shingga ditunangkan sejak kecil, lalu kriz akan pindah karena orang tuanya, dan terakhir, sebelum perpisahan dia memberikan aku Bungan Lili Putih, dan berkata “  Jadilah wanita cantik, menawan dan Elegan seperti Lili Putih “  dengan senyuman yang sangat hangat, kenapa aku bisa melupakannya?????

Karena sejak saat itu, dia selalu menjitak aku, selama aku menganggunya

Dan aku bahagia karena itu!

Jadi…

Jadi….

Tik Tik ( air mata )

Kriz : Nadya kau menangis!!!

Nadya : ini bukan tangisan bodoh!!!!!

Kriz : kau menangis

Tiba tiba kriz mengusap air mata aku

Nadya : kenapa selama ini kau tak pernah bilang kita tunangan???

Kriz : kenapa? Aku hanya ingin membuat kamu nangis aja saat valentine jadi aku hanya mengerjaimu, bolehkan ???

Nadya : Tidak boleh!!

BLETAK

Kriz : sakit, tau ( mengusap kepala )

Nadya : sini aku usapkan!!!

CUPS………………………… ( ciuman )

Nadya : ibu ku pernah bilang jika kita mencium disesuatu tempat yang sakit, maka sakit itu akan cepat hilang ( sok polos )

Kriz : dan kenapa kau mencium di bagian mulut ( heran )

Nadya : itu hukuman!

Kriz : huhuhu ( tertawa )

Nadya : huhuhu ( tertawa )

Kriz : lagian! Kau duluan yang buat aku kesal bodoh, Nadya Bodoh!!! ( tersenyum )

Nadya : huh, aku sudah bilang kau tak akan bisa membenci kamu

Kriz : heh! Sekarang aku membenci kamu, karena menyamakan pengobatan dan ciuman

Nadya : ihhhh!  Apa kau mau lagi ( wajah mengharap )

Kriz : tIdak! Simpan itu sampai kita menikah nanti ( tersenyum )

Em! Kau benar, aku akan menyimpannya Ciuman Kita yang pertama, dan ciuman yang pernah aku ambil kembali

Tak terasa berapa tahun,cinta yang aku pendam muncul dalam keseharian aku, ketika aku ingin hidup penuh warna, ada cinta yang mengalir di hati aku, aku tak boleh melupakan cinta yang aku lalui setiap hari, terasa ringan jika aku terus memikirkannya tapi ada kalanya ini adalah senjata yang menjadi alasan munculnya air mata aku, mewakali Jenderal Kriz sebagai Penulis kami semua undur diri ya, terima kasih sudah membaca karya My Every Day World Side Story Bagian Beautifull Colour jangan lupa dengan terus memberikan semangat ya! Semoga Storinizer ( pengaran ) bisa terus bisa memberikan karya – karya terbaiknya

TILL D END

Penulis Cerita : Jenderal Kriz

Penyusunan Tokoh : Jenderal Kriz

Tahapan Alur : Jenderal Kriz

Penanggung jawab : Jenderal Kriz
Pesan Penulis :

Ini cerita nanti bakal diganti tokoh Na^^^ sam De^^ sebelumnya hanya pengen buat cerita aja, ntah kenapa malah buat yang ini, dibuat kurang lebih 2 jam ini aduh capek juga, minum kopi seteguk lalu lanjut denga aktivitas laen huahahahha, kalau dibilang apa hubungan saya dengan cerita ini gak ada sih! Di Side Story  sebelumnya berjudul Colorfull Lover  meski tokoh dan konten cerita mirip katanya cerita ini curhat penulis sewaktu masih sekolah :v
Wkwkkw aku masih sekolah, cuman jenjang naik dikit lah :v

Untuk cek2 cerita, sepertinya ini cerita agak terburu2 apalagi buat Tokoh Kriz kan, kok tiba2 sifatnya berubah, malahan aku pikir buat lanjutan ini cerita nambah karakter De^^ Karena terpaksa, ntar apa kata asisten aku ya?


Sampai nanti ya! Mau focus sama Story Dynamical Feeling  soalnya banyak banget yang suka :3 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar